[Product Review] Lip On Lip by ROHTO Velvet Matteness Lipstick MATTE Nude

IMG_20171229_092921

Kemarin saya pergi ke Ranch Market untuk membeli sunblock. Sayang pas sampai sana stok sedang kosong. Di Guardian juga tumben tidak tersedia. Nah pas lagi iseng lihat-lihat, saya menemukan sebuah lipstik baru di rak pelembab bibir.

Mungkin kita taunya ROHTO hanya mengeluarkan obat tetes mata saja, tapi sebenarnya produk mereka cukup banyak. Beberapa yang mungkin kamu tau tapi tidak kamu sadari bahwa itu produk dari ROHTO adalah Acnes, SkinAqua, Hada Labo (sejauh ini itu saja yang saya tau tapi kalau googling hasilnya lumayan banyak hhe). Produk lain yang cukup terkenal dan mungkin tidak kamu sadari adalah Lip Ice. Tau kan soal produk lip balm yang ini?

Lip Ice mungkin salah satu lipstik atau lip balm pertama sejuta remaja wanita di Indonesia. Selain karena harganya murah, mudah ditemukan di mana saja, produk ini juga memberikan hasil yang memuaskan di bibir remaja tanpa membuat kesan ”dandan”. Nah produk yang mau saya ulas kali ini adalah salah satu ”kakak” dari Lip Ice yaitu Lip on Lip Velvet Matteness Lipstick.

Iya akhirnya mereka tertarik untuk mengeluarkan produk matte lipstick walaupun sebenarnya agak telat ya soalnya beberapa produk kosmetik lain sudah mulai main lip cream. Tapi sebenarnya kemarin saya sempat melihat kalau mereka juga mengeluarkan produk lip cream dengan packing mirip sekali dengan The Balm. Hanya saja saya lupa foto dan tidak tertarik membeli juga karena varian warna yang tersedia terlalu bold.

Saat saya coba googling, Lip on Lip ternyata mengeluarkan 5 varian warna tapi kemarin yang saya temukan di supermarket hanya ada 3. Ketiga warna itu adalah Matte Nude (cokelat oranye), Matte Rosie (cokelat pink/fuschia), Matte Redish (merah bold terang). Menurut saya 3 warna tersebut cukup netral dan cocok untuk semua jenis kulit. Kemarin saya sempat bingung mau pilih yang Rosie atau Nude tapi akhirnya pilih yang Nude.

20171229_094413-COLLAGE20171229_094533-COLLAGE

Produk dikemas dalam kotak karton tebal yang cukup kokoh dan tidak mudah penyok. Sedikit mengingatkan saya sama packing milik wardah. Yang menarik, warna lipstik di dalamnya mirip dengan kotaknya. Jadi hanya melihat kotak tanpa perlu membuka lipstiknya, kamu bisa tau warnanya seperti apa.

Di badan kardus terdapat keterangan komposisi produk, logo produk, barcode, logo dan data ROHTO, kode produksi dan tanggal kedaluwarsa. Dan jangan lupa, di badan kemasan juga ada 4 klaim produk ini, Bold, Long Lasting, Antioxidant vit E, Enrisched with natural moisturizer.

Dari segi kemasan jujur saya naksir banget sih. Terkesan bersih, mewah dan cantik. 4 klaim mereka ini juga bikin penasaran banget. Sementara itu untuk kemasan lipstiknya sendiri standar ya. Dikemas dalam kemasan warna putih (saya tidak tau nama bahannya apa). Saya pernah punya lip on lip kemasan seperti ini juga tapi untuk lip sheer dan seingat saya dulu tutupnya sering copot. Nah mari kita berharap semoga produk ini tidak seperti itu juga ya. Isi produknya sendiri hanya 2g dan di bawah kemasan ada keterangan dan nama varian lipstiknya.

Nah karena saya merasa bahwa lipstik ini punya kemiripan warna dengan beberapa lipstik nude lain yang saya punya, maka saya pun membuat compare produk.

IMG_20171229_093539_911

Bisa dilihat dari gambar di atas, Lip on Lip memiliki warna yang paling muda atau terang. Dia lebih cokelat walaupun tidak seterang Viva varian mocha.

Dari segi tekstur saya sendiri suka banget sih sama lip on lip. Klaim mereka yang katanya melembapkan dengan banyak vitamin E nya benar-benar terbukti. Sekali oles warnanya langsung keluar dan bibir terasa lembab. Kalau pakai Viva atau purbasari kadang pas di oles gitu kadang suka bikin bibir kering dan harus di tap tap pakai tangan. Sementara lip on lip ini tidak.

Tapi untuk ketahan di bibir saya kurang ya. Saya pakai makan mie ayam eh warnanya langsung pudar wqwq.

Oiya, produk lip on lip ini menurut saya tidak memiliki wangi-wangi apapun ya. Kalau punya Purbasari dan Viva kan dulu ada wangi vanilanya gitu (yang lama-lama setelah lipstiknya habis baunya berkurang). Kalau punya lip on lip ini gak ada bau yang macam-macam.

Kalau diminta buat penilaian maka mungkin seperti ini.

  1. untuk formula dan tidak bikin bibir kering sekali oles warna langsung keluar, maka yang juara adalah Lip On Lip.
  2. untuk ketahanan dipakai makan berat (mie ayam dengan banyak topping dan kuah) maka yang juara adalah Viva.
  3. untuk warna yang bikin wajah segar dan cocok dengan tipe kulit saya yang sawo matang maka yang juara adalah Purbasari. Kalau viva/lip on lip masih terlalu terang di wajah saya.

Kalau dari segi kemasan saya lebih suka Viva. Warna kemasannya hitam dengan bahan matte, trus bentuk bulat dan mungil gitu terkesan mewah dan unik. Lihat review saya soal lipstik viva di sini.

Nah kalau dari segi harga, saya lebih suka purbasari. Purbasari harganya sekitar 27ribu-32ribu. Viva harganya 29ribu-35ribu. Sementara lip on lip harganya 39ribu…..itu menurut saya terlalu mahal untuk jumlah hanya 2g dan warna nude dasar seperti itu wqwq. Tadinya saya mau beli 2 warna langsung batal. Sayang uangnya hhh

Oiya, ini ada gambar swatch lain dan ketika saya bersihkan dengan 2x usap pakai tisu basah.

IMG_20171229_093205IMG_20171229_093650

Jika kamu tertarik dengan produk-produk di atas, kamu bisa mencari dan membeli melalui marketplace online (tokopedia, bukalapak, lazada, blibli dan shopee). Kalau di supermarket umum sepertinya masih sulit di cari.

Sampai bertemu di review lainnya!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s