Sehari di Perpustakaan Nasional Jakarta

Pada Kamis 26 Oktober kemarin, saya mencoba jalan-jalan ke gedung perpustakaan nasional yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Gedung ini belum beroperasi penuh karena baru beberapa bulan lalu diresmikan. Katanya gedung ini merupakan gedung perpustakaan tertinggi di dunia dengan tinggi kurang lebih 126,3m dan terdiri dari 24 lantai.

IMG_20171026_100610

Kalau kamu mau kesini, ada beberapa kendaraan umum yang bisa dipakai.

  1. Naik Transjakarta dari halte terdekat rumah kamu, turun di halte Monas lalu transit ke koridor 2 jurusan Pulo Gadung – Harmoni, turun di halte Balai Kota. Letak perpustakaan berada di seberang halte busway Balai Kota.
  2. Naik KRL Commuterline dari stasiun terdekat di rumahmu, turun di halte Juanda. Setelah itu naik transjakarta jurusan Harmoni. Dari Harmoni naik lagi transjakarta koridor 2 jurusan Pulo Gadung – Harmoni dan turun di halte Balai Kota.
  3. Naik bus tingkat wisata Jakarta. Bus tingkat wisata Jakarta ini ada 6 rute dan semuanya berhenti di Balai kota. Kamu bisa naik yang mana saja dari halte pemberhentian terdekat di rumahmu dan turun di Balai Kota.
  4. Dari luar kota bisa turun di stasiun Gambir. Dari stasiun itu bisa jalan kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh dan trotoar untuk pejalannya sudah cukup nyaman.
  5. Naik ojek online turun di depan perpustakaan nasional persis atau di depan Balai kota.
  6. Bila naik kendaraan pribadi, saya sendiri masih kurang tau dimana harus parkir. Tapi mungkin bisa parkir di Monas.

Saya datang pukul setengah sebelas siang dan suasana sudah cukup ramai. Niat saya kesana sebenarnya untuk buat tulisan blog tapi entah kenapa malah lupa foto-foto xD

Begitu sampai di lobi, kita bisa langsung ke atas menuju lantai 2 untuk membuat kartu anggota. Oiya, tidak ada keterangan khusus setiap lantai itu ada apa saja. Tidak ada flyer atau petugas di setiap lantai juga. Jadi saran saya lebih baik kamu memotret papan informasi yang ada di lobi untuk mengetahui kemana tujuan kamu akan pergi.

IMG_20171026_101011

Begitu masuk perpustakaan kita akan disambut dengan rak buku yang menjulang tinggi hingga lantai 4 yang sayangnya lupa saya foto hhh. Sampai lantai 2, suasana cukup ramai. Ada beberapa anak sekolah dan mahasiswa yang sibuk untuk mendaftar. Untuk mendaftar jadi anggota, kita bisa memasukkan data pribadi kita di komputer yang sudah tersedia. Isi dengan lengkap dan sebenar-benarnya ya..

IMG_20171026_101531IMG_20171026_101601IMG_20171026_101642

Setelah selesai, kita akan mendapat nomor antre dan menunggu dipanggil. Kalau sudah dipanggil, kita akan di foto untuk pembuatan kartu anggota dan zapp, dalam beberapa menit kartu sudah jadi, kita resmi menjadi anggota. Kartunya sendiri berlaku sampai sepuluh tahun…sepuluh coy, gaktau bakal panjang umur atau gak sampai sepuluh tahun kemudian wqwq.

Setelah selesai, kita bisa menitipkan tas dan barang bawaan kita di loker yang tersedia di pojok yang bersebelahan dengan meja registrasi. Kalau sudah selesai, siap keliling deh~

Lantai 1 sampai 4 masih bisa di akses menggunakan eskalator. Saya sendiri sempat melihat ke lantai 4 saja melihat bagian kantin yang masih cukup sepi. Kalau mau ke lantai 5 dan seterusnya harus menggunakan elevator.

IMG_20171026_102100

kantin yang sepi

Karena ada beberapa lantai yang masih tertutup untuk umum dan belum bisa di akses juga karena kebingungan tidak ada orang yang bisa ditanya, saya langsung pergi menuju lantai 21. Di lantai ini berisi koleksi buku umum ya. Pemandangan dari atas sini bagus banget, sayang cuaca hari itu mendung, jadi pas di foto jelek.

IMG_20171026_111135

Nah, karena saya sudah kecantol duluan di lantai ini, saya jadi gak sempat keliling sampai lantai paling atas. Saya cuma sempat main ke lantai 22 karena disana juga berisi koleksi buku umum dan hobi. Saya tenggelam di rak buku arsitektur dan fotografi sampai lupa diri wqwq

Menurut saya untuk koleksi umumnya sendiri cukup lengkap. Ada beberapa majalah lama, buku-buku teenlit, koleksi lengkap beberapa penulis ternama sampai buku hobi juga ada. Ini beberapa yang ”ingat” saya foto. Beberapa lainnya saking terlalu senang saya jadi lupa foto.

klik untuk memperbesar

menemukan buku Ika Natassa dan mas-nya yang lagi fokus membaca xD

Koleksinya sendiri masih cukup berantakan ya. Sempat tanya-tanya sama satpam sih katanya mungkin tahun 2018 baru bisa di akses semua lantai dan tertata sempurna. Saya sempat ingin bertanya apakah ada lowongan volunteer tapi tidak berani wqwq

Oiya, untuk saat ini buku-bukunya belum bisa dipinjam bawa pulang. Hanya bisa dibaca di tempat saja. Tapi nanti kalau sudah bisa dipinjam pun sepertinya tidak bisa semua buku, hanya beberapa dari koleksi yang ada di lantai 21 dan 22 saja.

Jika kamu ingin berkunjung kesini, kamu bisa datang setiap hari kerja (senin-jumat) buka dari pukul 7.30 sampai 18.00 dan weekend (sabtu-minggu) 7.30-16.00. Waktu asyik membaca sampai lupa waktu kemarin, saya sempat berpikir kalau perpustakaan ini buka sampai malam seru kali ya hehe. Pulang kerja main kesini, ntap.

Saya berada di perpustakaan ini sampai pukul 2. Saya sempat sholat dulu di mushola yang terletak di lantai 6 kemudian saya pergi makan di Monas. Sempat tertarik makan di kantin perpustakaan ini tapi entah kenapa pengen makan di monas aja gitu. Jadi saya langsung keluar dan tidak kembali lagi.

Jadi pada kunjungan pertama kemarin saya hanya sempat registrasi, main ke lantai 21-22 dan mushola saja. Besok saya akan coba kesana lagi dan ambil foto lebih banyak deh biar lebih jelas!

Oiya, menurut saya tempat ini bisa dijadikan rute berkencan romantis dengan kekasih atau keluarga lhoo. Rutenya seperti ini.

  1. Pagi kamu main ke perpustakaan..katakanlah main-main sampai jam 12.
  2. Setelah itu kamu sholat dan makan siang, lalu naik bus tingkat keliling Jakarta. Bisa cobain semua rute (kalau kamu niat :p)
  3. Sore sampai malamnya main di monas~

Karena saya tipe yang suka jalan-jalan ke luar ruangan, jalan-jalan seperti itu menurut saya asyik sih hehe. Nanti mau ada rencana begini sama teman saya xD

Oiya satu lagi, akses ke perpustakaan dan pembuatan registrasi semuanya gratis tidak dipungut biaya apapun. Cuma bayar buat ongkos kamu kesitu aja! Jadi tunggu apalagi, fasilitas membaca dan koleksi sudah disediakan oleh pemerintah, tidak ada lagi alasan untuk tidak gemar membaca.

Yuk, main ke perpustakaan!

**ps, akan saya update kalau saya main ke sini lagi yap!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s