[Review] Belanja di web Viva (lagi)

img_20161017_140713

Jadi, karena tingginya trafik tentang review produk viva dan kebetulan saya juga memang tertarik untuk mencoba semua produk mereka, pada Oktober 2016 lalu saya berbelanja lagi beberapa produk yang belum saya coba.

Tapi untuk post ini tidak hanya produk viva, Saya juga akan menyisipkan beberapa produk tambahan dari Emina, JustMiss dan lain-lain yang kebetulan saya beli dan saya suka juga. Dan tanpa banyak kata lagi, berikut reviewnya.

img_20161017_141547

Viva sampo Lidah buaya dengan Esktrak Gingseng, Viva Hair Tonic anti dandruff, Viva hair conditioner.

Dari ketiga produk ini kayaknya tidak akan saya repurchase dan coba varian lainnya. Di saya tidak cocok, bikin rambut gatal, panas dan rontok banyak banget 😥

Samponya sendiri sebenarnya cukup menarik. Teksturnya kuning bening dan wanginya juga mirip seperti sampo bayi. Tidak begitu wangi juga tapi menghasilkan busa yang cukup banyak. Fungsi dari varian gingseng ini untuk mengurangi rambut rontok ya, tapi rambut rontok saya malah makin banyak T_T

Untuk conditioner-nya berwarna putih tidak terlalu kental atau cair. Tidak terlalu wangi juga dan tidak licin. Saya pernah pakai beberapa produk lain, pernah jatuh ke lantai gitu dan saya kepeleset karena konditionernya licin. Nah kalau punya viva ini nggak begitu licin.

Untuk Hair tonic, ini berfungsi sebagai anti ketombe. Warna produk ini biru agak bening gitu miriiiiip banget dengan cairan penyegar mulut. Dan juga punya sensasi dingin yang sama juga. Kalau habis pakai ini rambut jadi dingin semriwing segar gitu.

Secara keseluruhan, saya kayaknya gak cocok dengan varian untuk perawatan rambut dari Viva ini. Saat review ini ditulis pun saya sudah tidak pakai produknya. Berhenti pakai karena rambut rontok saya malah tambah banyak.

 

Viva Massage Cream

Ini cream pijat pertama yang saya punya dan secara keseluruhan cukup suka. Kebetulan sehari setelah beli, nenek dan bude saya pengen di urut gitu. Biasanya pakai handbody dan minyak kelapa. Trus kemarin coba pakai viva ini dan ternyata enak banget.

Tekstur produk ini gak terlalu cair atau pun kental dengan aroma melati dan..apa gitu saya gatau. Wanginya segar, menenangkan dan bikin rileks banget. Selain buat krim urut, kadang juga suka saya pakai untuk totok wajah sendiri gitu.

Oles ke seluruh wajah, pijat perlahan-lahan. Bisa untuk pijat relaksasi untuk mencegah kerutan pada wajah. Tiap selesai pakai ini hawanya pasti langsung ngantuk gitu. Enak dan puas banget sama produk ini. Repurchase!

Viva lulur mandi varian Soybean

Ini enak banget ya….scurbnya berukuran mini nggak menimbulkan rasa sakit kalau digosok ke badan. Tapi efektif banget buat mengangkat daki. Ukurannya sama halusnya kayak viva peeling cream. Bedanya ini punya beberapa varian wangi yang berbeda.

Saya beli yang varian soybean untuk mencerahkan kulit. Wanginya suka bangeeet <3. Pakai ini tiap seminggu sekali dan selalu suka karena badan jadi bersihan gitu trus wangi dari lulurnya ini juga tahan lama. Jadi suka cium-cium badan sendiri gitu haha.

Harganya juga murah dan pasti bakal repurchase cobain varian lainnya~

img_20161019_151226

Viva Cleansing Cream, Collagen Night Cream, Moist Cream

Viva Cleansing cream ini hampir sama kayak milk cleanser viva ya. Kalau step cleansing ala korea kan pakai cleansing water-cleansing cream-toner. Nah, kalau produk Indonesia dari Viva ini bentuknya cream.

Karena makeup sehari-hari saya tidak terlalu berat, jadi biasanya setelah pakai cleansing cream ini saya langsung bersihin pakai toner aja. Trus cuci muka lagi pakai facial foam. Biasa aja sih, tidak ada efek tertentu setelah pakai. Gak tertarik untuk  repurchase.

Collagen Night cream ini krim malam yang bentuknya superrr thick banget. Bentuknya cream padat dan pas pertama beli tuh agak keras gitu. Pakainya gak bisa banyak-banyak karena bakal susah ngeratainnya.

Setelah dipakai ini bikin saya kesal ya, bikin wajah berminyak banget T_T. Tapi hasilnya bagus. Kalau bangun di pagi hari setelah pakai, wajah jadi super lembab dan halus banget. Kayak kalau pakai Laneige sleeping mask . Minus produk ini super thick dan bikin wajah berminyak aja sih yang bikin setelah pakai kita harus langsung tidur. Sisanya cukup ok. kayaknya bakal repurchase.

Moist cream ini krim pelembab ya. Bisa di pakai di pagi/malam hari tapi saya lebih suka pakai di pagi hari. Bentuk produk ini juga cukup thick dan kental tapi tidak separah yang Collagen night cream. Yang bikin seneng dari produk ini, dia cepat meresap, tidak bikin wajah berminyak dan super ringan banget.

Ini gatau karena produk ini atau yang lain ya, tapi setelah rajin pakai ini, noda hitam di wajah saya berangsur hilang dan warna kulit saya jadi merata-terutama di bagian pipi. Suka banget. Lebih suka ini daripada Himalaya Herbals hhe. Repurchase!

Untuk yang Peeling cream dan anti wrinkle cream, sudah ada reviewnya disini dan disini.

Viva Queen blush on varian A

Saya beli blush on ini karena viva fin touch blush on punya saya udah habis. Saya pikir, coba beli yang set gini aja daripada yang kecil-kecil gitu.Eh ternyata komposisi produknya beda. Kalau yang viva fin touch blush on itu hasil akhirnya matte gitu. Nah yang ini ada shimmer bling-blingnya gitu T_T

Warnanya juga kurang cocok untuk wajah saya. Dia terlalu pink sementara kulit saya lebih cocok pakai blush on warna oranye. Packing produknya lumayan lucu sih. Kotak kecil yang lumayan kokoh dan ada kaca kecil dan brush mini juga. Cuma ya, karena gak cocok jadi gak akan repurchase.

Pensil Alis JustMiss warna cokelat varian+rautan dan spuli

Ini saya iseng banget ya beli pensil alis ini. Tiba-tiba pengen aja gitu sih. Pensil alis dari Just Miss ini banyak jenisnya. Ada yang pensil aja. Ada yang pensil+Spuli, pensil+rautan. Yang saya beli pensil yang di tutupnya ada buat spuli dan rautannya juga. Dan harganya sangat terjangkau kurang dari Rp20.000

Saya beli yang varian cokelat karena kalau pakai warna hitam gitu kayaknya terlalu seram dan ketara digambar banget xD. Sampai review ini dibuat, saya belum pernah pakai sih,haha. Jadi saya cuma pakai spulinya aja buat nyikat dan merapikan alis saja. Pernah iseng pakai gitu tapi gak bisa terus dan malah jadi aneh. Jadi ya selama ini pernah pakai kalau buat coba-coba aja tapi kalau keluar rumah sama sekali gak pernah pakai.

Tekstur pensil alisnya ini creamy dan kayaknya sih waterproof. Pas saya tes di tangan dan kalau iseng pakai di rumah trus keringetan gitu gak luntur soalnya. Jadi sepertinya cukup menjanjikan. Repurchase? nggak. karena saya beli cuma iseng doang xD

img_20161228_125716

Viva body creme Varian Murberry Apple, Cocoa milk, Green tea Honey

Saya dapat ini dari paket member card Viva. Jadi kalau kita belanja di web viva, kita bisa juga sekalian mendaftar untuk mendapatkan member cardnya. Member cardnya ini bisa dipakainya di toko resmi vivanya sih, jadi kayaknya sama saya gak bakal kepake xD

Tapi gapapa, lumayan dapat sample body creme gratis.

Dari ketiga varian yang belum saya coba ini, saya suka yang varian murberry apple. Wanginya kalem dan bikin segar. Untuk 2 varian lain kurang begitu suka. Tapi tetap sih lebih nendang yang varian choco mint. Bikin melek dan seger.

Setelah dapat sample seperti ini apakah saya akan beli yang full size? Hm, sepertinya tidak. Lebih tertarik dengan hand body biasa saja hhe.

img_20161223_142248

Emina cheeklit cream blush on shade peach & Emina BB Cream shade natural

Jadi, kebetulan BB Cream Marina yang biasa saya pakai habis. Trus karena kebetulan kurang puas juga dengan blush on milik Viva, akhirnya saya beli cream blush milik Emina lagi namun kali ini mencoba yang shade Peach. Sebelumnya saya sudah mencoba yang shade pink dan cukup cocok dan memuaskan.

Shade untuk BB Creamnya sendiri ini untungnya di kulit saya cocok ya. Tidak bikin wajah pucat dan membuat wajah saya juga tidak terlalu putih banget. Dia juga gak bikin whitecast gitu. Yang saya suka lagi dari BB Creamnya, dia superrrr ringan banget. Saya suka banget pakainya, meratakannya gampang dan kadang suka merasa seperti tidak pakai BB cream. Ketahanannya juga lumayan dan juga gak bikin wajah berminyak.

Untuk cream blush on, ternyata saya gak cocok pakai cream blush warna peach gini. Di kulit sawo matang milik saya warnanya gak keluar sema sekali huhu. Wanginya juga menurut saya beda sama yang varian warna pink. Review untuk kedua produk ini cukup menyenangkan dan sepertinya akan repurchase.

Emina Greentea Latte Face Mask & Emina Sun Protection SPF30

Jadi setelah merasa cocok dengan BB Cream dan cream blush on-nya, saya mencoba lagi produk lain dari emina, sunblock dan face mask. Ini saya tertarik mencoba sunblock-nya karena coba-coba aja sih. Selama ini saya tidak memiliki masalah dengan sinar matahari (karena kebetulan tiap siang selalu di kantor juga)

Dan ternyata produknya ini cukup mengagumkan ya. Tekstur produk ini lumayan cair dan berwarna putih. Memiliki bau yang tidak begitu menganggu dan kalau dipakai di wajah, rasanya wajah langsung adem dan segar gitu.

Yang bikin saya suka sama produk ini, teksturnya superrrr ringan banget. Kalau habis pakai ini kan saya suka pakai pelembab dari Viva lagi, nah itu gak berpengaruh sama sekali. Biasanya kalau kita menimpa beberapa produk sekaligus di wajah kan bakal kerasa berat dan wajah kayak ter-set berminyak berat gitu, kalau ini nggak. Nggak bikin whirecast pun. Suka. Bakal repurchase kayaknya.

Eh, minusnya produk ini satu. Entah semua sunblock kayak gini atau hanya Emina saja ya, tapi kalau habis pakai ini, usahain tangan kita langsung di cuci. Soalnya kalau nggak trus kamu kucek mata gitu, mata kamu bakal perih. Kalau pas pakai produk ini juga jangan sampai kena area mata deh. Saya pernah pakai deket alis, deket alis loh ya, trus saya kayak nge-blendnya kurang bener dan kena mata,perih. Iseng saya kucek eh malah makin perih hh, hati-hati pakai ini 😥

Yang kedua adalah green tea face mask. Saya pikir dia teksturnya bakal kayak peel off mask gitu. Yang setelah pakai kita tunggu kering. Eh ternyata tidak. Tekstur produknya gak terlalu kental ataupun cair dan berwarna hijau. Agak bau greentea gitu tapi gak terlalu bau banget.

Ketika dipakai, dia bikin wajah berminyak banget dan pas pertama pakai tuh saya nungguin sampai lama banget trus heran sendiri kayak, lho kok gak kering-kering. Gataunya ini memang wash-off. Jadi pakai, tunggu beberapa menit trus abis itu bilas cuci muka gitu. Gak enak banget rasanya hh. Setelah pakai juga saya gak merasa dapat efek apapun, wajah gak jadi lebih segar ataupun lebih bersih. Gak akan repurchase.

Innisfree Jeju Volcanic Blackhead Out balm

Ini saya salah beli ya T_T. Harusnya tuh beli yang clay mask. Eh malah beli yang ini. Produk ini berfungsi untuk membersihkan komedo. Produknya bertekstur mirip seperti balsam warna putih dan tidak memiliki bau apapun.

Cara pakainya, oles sedikit di hidung atau area yang berkomedo, tunggu sebentar trus bilas. Ini sebenarnya saya juga bingung ya cara pakainya gimana. Soalnya dapat produk ini dari teman, trus gak ada kardus atau keterangan cara pakainya karena di badan produknya sendiri pun hanya bertuliskan huruf  Korea. Pas cari di google milik orang lain pun ternyata cara pakainya hanya gitu doang.

Tapi kalau saya pakai tidak langsung bilas. Biasanya saya usap-usap dan pakai tissue gitu dan biasanya ada 1-2 komedo yang nyangkut di tissue nya. Sejauh ini produknya bekerja sesuai klaim sih. Cuma saya kurang sreg aja. Lebih dan masih penasaran sama yang clay-masknya yang katanya juga bisa mengecilkan pori-pori hhe.

 

Viva Hand & Nail Cream

Ini saya iseng beli ya. Pertama kalinya pakai dan coba pakai hand cream gini. Dulu biasanya saya pakai handbody biasa aja buat tangan. Beberapa minggu terakhir lebih sering di kantor yang dingin, tangan dan kuku saya jadi pada kering gitu. Trus akhirnya iseng beli dan ternyata formulanya emang beda ya sama handbody :’)

Kalau handbody memang bisa menghaluskan tangan. Tapi beberapa menit kemudian, tangan kembali kering. Nah kalau pakai hand cream, terutama dari Viva ini nggak. Wanginya enak banget karena dia ada kandungan ekstra Semangka.

Setelah pakai, tangan jadi dingin lembab dan halus gitu. Asli rasanya seneng banget. Kuku juga jadi kuat dan gak rapuh. Repurchase!

Viva White Clean Mask for Oily & Acne skin

Ini saya beli setelah merasa tidak puas dengan face mask-nya Emina. Viva clean mask ini banyak varian untuk berbagai macam jenis kulitnya ya. Jadi bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Dan setelah hampir 2 bulan pakai, bisa saya katakan bahwa ini adalah produk kesukaan saya!

Tektur produknya tidak terlalu cair maupun kental. Mengingatkan saya pada pasta gigi. Untuk varian ini warnanya hijau sesuai dengan tempatnya. Wanginya enak dan segar. Pas dipakai di wajah, dia langsung membungkus sempurna dan cepat kering. Jadi setelah diambil harus cepat-cepat dipakai kalau nggak mau kering di tangan.

Setelah kering dan bilas, wajah jadi enak banget!!! Kenyal, segar, komedo juga jadi kayak keangkat gitu. Sedikit mengingatkan saya pada Himala Herbals. Kayaknya bakal beli lagi sih. Murah dan memuaskan banget soalnya. Biasa saya pakai 3 hari sekali atau saat saya merasa ”komedo” dan wajah saya berat.

Viva Face Mask untuk kulit berminyak

Dulu saya pernah coba Viva face mask ini yang varian bengkoang karena ada di minimarket. Hasilnya cukup memuaskan walaupun selalu malas kalau mau pakai karena harus dibuat pasta dulu. Nah, saya iseng beli dan coba ini yang varian kulit berminyak.

Produk ini berbentuk bubuk seperti bedak. Cara pakainya harus kita buat menjadi pasta dulu dengan campuran air mawar, pakai ke wajah, tunggu kering dan bilas. Sejak beli dari bulan September, produk ini baru saya pakai 3x ya karena malas bikin pastanya ini. Tapi secara keseluruhan cukup ok sih.

Wanginya melati dan ada sedikit kayak green-tea gitu. Produk juga cepat kering dan setelah pakai, wajah gak jadi kering tapi malah lembab dan kenyal gitu. Enak.

Viva Acne Gel Triple Action

Ini gel penghilang dan pereda jerawat pertama yang saya beli dan pakai. Biasanya kalau saya mau jerawatan atau ada jerawat, bakal saya uap pakai air panas trus kompres pakai es biar jerawatnya pecah dan kering.

Tapi karena makin lama makin sibuk dan melakukan kedua hal tersebut repot, saya akhirnya belilah produk ini. Produknya berwarna putih kekuningan yang kalau dipakai gak menghasilkan warna sama sekali di kulit.

Wanginya sedikit mengingatkan saya sama salep pereda gatal yang pernah saya pakai dulu xD. Tapi tidak cukup menganggu sih. Dan untuk kinerja produk ini gak begitu manjur banget ya.

Kalau kita pakai saat ada tanda-tanda mau muncul jerawat sih lumayan manjur. Besok paginya jerawatnya batal jadi besar. Tapi kalau jerawatnya sudah terlanjur besar dan pakai ini biar kering/kempes gitu kurang mempan. Perlu waktu berhari-hari.

Kalau dipakaikan ke jerawat yang sudah muncul dan besar pun rasanya lumayan sakit. Perih dan panas gitu. Kayaknya sih gak bakal beli lagi karena coba-coba saja.

Maybelline Dream Matte Mousse foundation shade Nude 04 Light

Ini pertama kalinya saya beli foundation. Tadinya bingung, mau beli ini atau bb cushion. Tapi setelah banyak baca review dan banyak yang menyarankan ini untuk kulit berminyak yaudah coba beli. Bagus  sih, tapi sayang di kulit saya gak bisa jadi matte ;’)

Dia bentuknya mousse gitu. Kayak bedak tabur tapi agak basah. Produknya dikemas begitu saja ya. Gak ada spons atau aplikatornya. Untuk aplikasi ke wajahnya bisa pakai brush, tangan ataupun beauty blender. Saya sendiri pakai brush kemudian diratain pakai beauty blender.

Shade produk ini ada banyak. Jadi kalau tertarik beli kamu bisa riset satu persatu yang mana cocok dengan kamu. Saya beli yang shade nude 04 light dan cocok. Gak terlalu gelap ataupun terang tapi cukup bikin wajah saya cerah.

img_20170119_091206

Bio Oil

Saya baru inget buat foto pas udah mau abis :’)

Saya pakai ini sudah 3 bulan terakhir ini ya. Tiap pagi dan sebelum tidur pakai. Saya pakai ini untuk penghilang stretchmark dan noda hitam pada pipi bekas jerawat dan manjur!. Sayang kalau bekas luka di kulit saya kurang manjur.

Selain itu, kadang saya juga pakai ini sebagai krim malam. Cara pakainya, setelah wajah dibersihkan, pakai ini tipis-tipis di wajah setelah itu langsung tidur. Besok paginya wajah jadi lembab dan kenyal dan superrrrrrr halus. Suka!

Terakhir, headset baru dari JakMall.

Ini saya beli lagi ya Oktober kemarin setelah beberapa headset sebelumnya yang saya beli di JakMall pada rusak. Semua kerusakannya sama, rusak sebelah karena suka tidak sengaja saya injak T_T

Saya beli ini harganya..Rp42.000,- kalau tidak salah. Sekarang produknya sudah tidak ada di Jakmall. Kabel produk ini desainnya jelek ya menurut saya. Tapi dia kuat. Sudah berapa bulan saya pakai dan gak sengaja terinjak juga tapi masih awet :’)

Suaranya juga mantep. Lubang headsetnya juga pas di telinga saya. Puas banget deh. Dan gak nyesel beli juga hehe. Semoga awet terus sih, sedih euy tiap bulan beli headset mlulu wqwq

Dan ya itulah review borongan dari saya kali ini! Sampai jumpa di belanja+review lainnya!

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s