[Product Review] Crystal Body Deodorant (Travel and Full Size)

img_20160830_210829

Saya tidak memiliki masalah dengan bau badan tapi saya memiliki masalah dengan keringat. Saya mudah berkeringat dan jujur saja ini menganggu. Ada beberapa orang yang mudah berkeringat dan bau badan juga. Tapi sejauh ini, dari seluruh keluarga besar saya pun tidak ada yang bermasalah dengan bau badan. Bau badan kami semua rata-rata bau parfum. Atau kalau di keluarga saya (ibu,saya dan adik), bau badan kami adalah bau pewangi pakaian. Jadi kalau keringatnya banyak, badan kami bau apek seperti cucian belum kering tapi sudah diangkat.

Dari semua keluarga besar saya, bisa dihitung pakai jari berapa orang yang pakai deodorant. Hanya sekitar 4 orang dan sisanya lebih suka mengenakan parfum atau tidak mengenakan sama sekali karena memang selalu menjaga kebersihan badan dan memang orangnya resik dan bau badannya enak (enak?).

Seperti yang sudah saya katakan, kami memakai deodoran bukan karena masalah bau badan. Rasanya cuma aneh saja gitu kalau nggak pakai,wq. Pakde saya misalnya. Pakde saya badannya wangi minyak arab(?). Minyak yang suka dipakai bapak-bapak sebelum Jumatan itu loh. Nah, tidak hanya tangan, biasanya seluruh badan Pakde akan wangi minyak itu. Kalau badannya bau tidak pernah ketauan. Cuma pakde saya masih selalu pakai deodoran.

Hampir semua jenis deodoran sudah pernah saya coba dan pakai. Mulai dari yang bentuk bedak, lotion, roll on sampai spray. Mulai yang harganya murah sampai mahal, tapi sejauh ini belum ada produk yang memuaskan saya. Nah karena tidak memiliki masalah bau badan tapi terus pakai deodoran ini, suatu hari ketiak saya ”berontak”. Salah satu ketiak saya mengalami alergi dan gatal-gatal sampai lecet.

Produk terakhir yang saya pakai adalah produk yang mengklaim bisa membuat putih ketiak, tidak meninggalkan noda kuning dalam pakaian dan segar hingga 24 jam. Gatal-gatal dan alergi ini saya rasakan ketika suatu hari saya bepergian ke sebuah tempat selama 3 hari 2 malam dan lupa membawa deodoran. Otomatis saya tidak memakai produk tersebut. Selama tidak pakai itulah ketiak saya bereaksi.

Setiap malam saya merasakan gatal dan produksi keringat saya tiba-tiba menjadi lebih banyak dari biasanya padahal sedang tidak melakukan aktivitas apapun. Setelah selesai acara tersebut saya sempat mencoba lagi tidak memakai deodoran selama beberapa hari, dan hasilnya sama. Ketika saya berhenti pakai, ketiak saya malah gatal-gatal dan produksi keringat saya bertambah banyak. Wah, malah jadi kecanduan T_T

Suatu hari saya mulai riset produk deodoran alami dan juga artikel-artikel tentang ketergantungan deodoran dan ternyata ada beberapa orang yang pernah mengalami seperi saya.

Di sebuah forum saya menemukan saran untuk menggunakan deodoran berbentuk bedak yang sudah terkenal itu atau menggunakan batu tawas. Karena malas mencari batu tawas, saya mencari alternatif lain dan menemukan Crystal Body deodorant ini

Dikutip dari web Crystal,

Crystal is the world’s leading natural mineral salt deodorant. It works to prevent odor while other products attempt to mask it or plug pores with harsh chemicals like aluminum chlorohydrate or aluminum zirconium. Crystal is a hypoallergenic deodorant that is safe, healthy, and totally effective

The Natural Deodorant Alternative to
Chemical-Laden Commercial Deodorants

Crystal Body Deodorant products are made from simple mineral salts that form an invisible layer of natural deodorant protection on the skin. While most deodorants mask odor with heavy scents or fragrances, the natural deodorant alternative of Crystal deodorants prevent body odor at its source by creating an unfriendly environment for odor-causing bacteria.

lebih lengkap silahkan intip disini

Jadi kalau dibuat kesimpulan, si crystal body deodorant ini kayak batu tawas versi modern-nya gitu wq. Yang membuat saya tertarik dengan produk ini karena ia membuat klaim tidak berbau dan tidak membuat ketergantungan yang berdampak pada resiko kanker payudara.

Produk dari Crystal ini ada banyak ya. Tapi kayaknya yang banyak di jual di Indonesia hanya deodorant stik ini (tersedia dalam 2 bentuk, full dan travel. Yang saya beli ini kemasan stik versi travel), ada juga kemasan roll on dan spray (yang lebih ditujukan untuk foot spray untuk yang memiliki masalah kaki bau).

Iya, produk ini hanya bisa ditemukan melalui pembelian online saja. Belum menemukan ada toko offline yang jual ini. Oiya, kemasan ukuran travel ini bisa bertahan sampai lama loh. Bahkan yang ukuran full-nya saja punya klaim kalau bisa dipakai hingga 3 tahunan. Jadi lumayan sebagai investasi juga bisa ya.

Tapiii, yang mengecewakan dari produk ini adalah…deodorannya gampang pecah dan patah T_T

img_20160901_091700img_20160901_091652

Jadi cara pemakaian deodoran ini tuh begini:

Dalam kondisi badan masih basah setelah mandi, segera pakai deodoran ini di gosok-gosok ke area ketiak. Kalau kita pakai saat kondisi ketiaknya kering, produk ini tidak bekerja dengan maksimal dan malah kayak lengket gitu.

Nah,karena harus dipakai dalam kondisi seperti itu, akhirnya deodoran ini saya simpan di kamar mandi. Lalu suatu hari, saya mau pakai deodoran ini, kondisi tangan saya basah dan agak licin, tiba-tiba si deodoran ini jatuh dan pecah 😥

Bisa dilihat di tempat tutupnya ya, itu pecahannya masih saya simpan. Yang bikin kesal itu, ini pecahnya pas baru 4 hari beli </3. Kesal dan sedih bercampur jadi satu hhhh.

(+) point for this product

  • Efektif untuk menahan bau badan
  • Tidak berbau, tidak berwarna, tidak meninggalkan bekas di pakaian
  • TIdak menimbulkan iritasi ataupun gatal ketika berhenti pakai produk ini
  • Kemasan travel ukurannya pas, tidak terlalu besar ataupun kecil
  • Awet, 1 produk bisa untuk berbulan-bulan sehingga bisa sebagai investasi
  • Bebas bahan kimia
  • Aman dipakai setiap hari

(-) point for this product

  • Rentan pecah, harus hati-hati saat mau pakai
  • Hanya tersedia di online shop
  • Tidak menahan keringat karena bukan antiperspirant tapi cukup ok

I will give 9/10 point. Minus di packing yang gampang pecahnya aja kayaknya

Repurchase? YESSS. Mau beli versi full-nya. Walau mungkin resiko pecahnya lebih besar, tapi penasaran apakah memang benar bisa bertahan lebih dari 2 tahun. Ngomong-ngomong untuk yang travel size milik saya ini sudah saya pakai 10 bulan. November awal nanti tepat 1 tahun saya pakai si Crystal ini dan jumlahnya masih lumayan banyak ya. Kalau nggak pecah mungkin masih banyak T_T

Where to find? Online, cukup masukkan kata kunci ”jual crstal body deodorant” di google, klik di tiap link yang muncul dan riset harga yang murah dan lokasi pengiriman terdekatnya dimana. Saran saya sih coba cari di Tokopedia hhe.

Buat kamu yang memiliki masalah bau badan, alergi deodoran ataupun memiliki keringat berlebih mungkin produk ini bisa dicoba. Meskipun ini bukan produk antiperspirant tapi sejak pakai ini produksi keringat saya bisa dikatakan normal dan tidak berlebih.

UPDATE

Kemarin saya membeli Crystal Body Deodorant ini yang ukuran full size. Harganya Rp.120.000,- saya temukan di Tokopedia. Bervariasi sih, tapi harga pasaran rata-rata itu 150-170an.

img_20161015_115343img_20161015_115357img_20161015_115415img_20161015_115424

Goshhh,,,ukurannya besar banget T_T

Belum coba mulai dipakai tapi saya sudah takut bakal pecah duluan hhhhh. Bentuknya seperti roll on gitu ya bisa di putar, sama seperti yang travel size. Rencananya sih akan mulai saya pakai Desember nanti. Soalnya yang travel size punya saya kemarin pecah lagi jadi makin kecil-kecil,surem. Nanti akan saya buat update post lagi kalau saya sudah mulai pakai yang full size ini.

Dengan berat bersih 120g, saya penasaran apakah bisa sesuai dengan klaim-nya yang ” A year” hhe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s