Sehari di Jak Japan Matsuri 2016

4 September 2016 lalu adalah kali pertama saya mencoba datang sekaligus berpartisipasi dalam festival dan acara Jepang yang ada di Indonesia, Jak Japan Matsuri 2016. Saya tidak tau waktu acara PopCon Asia beberapa waktu lalu bisa disebut acara Jejepangan juga atau tidak, tapi baik PopCon ataupun Jak Japan, keduanya cukup menyenangkan meski masih banyak hal yang tidak saya mengerti.

Sebenarnya beberapa waktu lalu saya juga sudah berniat menjadikan acara GJUI (Gelar Jepang Universitas Indonesia) sebagai acara jejepangan pertama yang saya kunjungi. Tapi waktu melihat beberapa gambar keseruan acara tersebut di lini masa sosial media dan sepertinya sangat….ramai..saya memilih untuk tidak datang karena takut bingung mau ngapain disana.

Pada acara Jak Japan tersebut saya mendaftar menjadi volunteer pengangkat mikoshi. Perihal Volunteer mikoshi ini sendiri tidak sengaja saya ketahui dari linimasa social media Line dari seorang mahasiswa Universitas Binus. Kebanyakan peserta Volunteer pun rata-rata berasal dari Binus, saya sendiri (sepertinya) yang bukan dari Binus dan tidak kuliah.

Mikoshi sendiri (berdasarkan wikipedia) adalah: Mikoshi atau shin’yo (神輿、御輿?) (kuil portabel) adalah tandu yang dihias dengan megah seperti sebuah yagura, dan dipercaya dinaiki oleh objek pemujaan atau roh dari kuil Shinto di Jepang. Pada penyelenggaraan matsuri, mikoshi diusung beramai-ramai di pundak oleh para penganut, dan dibawa berpawai keliling kota.

Saya sendiri tidak ada gambaran pasti bagaimana bentuknya, hanya saja saya ingat sedikit cuplikan di manga Yotsuba! saat ia melakukan festival Obon

klik pada gambar untuk memperbesar

Acara mengangkat Mikoshi ini dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 saat festival berlangsung tiap pukul 14.00, 15.00 dan 19.00. Saya sendiri ikut yang hari Minggu tanggal 4. Beberapa perlengkapan yang harus dibawa diantaranya pakaian berwarna hitam, Legging (untuk wanita) dan juga handuk untuk tempat menyangga mikoshi-nya di pundak agar tidak terlalu sakit.

Waktu saya sampai di Jak Japan, saya bertemu dengan beberapa panitia juga beberapa volunteer dari universitas lain. Ternyata tidak hanya berasal dari Binus, ada juga kelompok dari Universitas Indonesia, juga beberapa kampus lain. Saya sempat berkenalan dengan seorang mahasiswi Sastra Jepang UI yang sayangnya tidak bisa mengikuti sampai acara selesai hanya 2x ikut mengangkat mikoshi saja.

Pakaian dan perlengkapan untuk wanita yang berjilbab seperti saya
Mikoshi yang saya angkat dan gambar saat mikoshi mini di angkat. Saya lupaterus untuk memotret full mikoshinya

Beberapa saat sebelum pengangkatan mikoshi yang pertama sempat hujan dan membuat kami semua harap-harap cemas. Kata beberapa volunteer yang ikut sejak hari pertama, hujan membuat venue acara licin, becek dan bikin masuk angin karena cuaca yang labil. Saya segera berdoa untuk kebaikan semuanya karena nggak lucu juga sih kalau pulang dari acara begini langsung masuk angin.

Hujan akhirnya berhenti dan pengangkatan Mikoshi pertama dimulai. Karena saya tinggi, saya ditempatkan di barisan pengangkat belakang. Ketika sudah mulai mengangkat..rasanya kaget haha.

Untuk Mikoshi-nya sendiri menurut saya tidak berat, cuma karena postur tinggi rata-rata dari volunteer tidak imbang, ketika diangkat bentuknya jadi kacau dan saya sempat beberapa kali kewalahan karena harus mengimbangi tinggi yang lain.

Setiap selesai mengangkat dan berhenti, kami diberi minum air mineral dingin yang terasa sangat menyegarkan karena selain harus mengangkat mikoshi, kami juga harus berteriak untuk memberi semangat pada diri masing-masing.

Istirahat sejenak sambil minum dan mengobrol sesama volunteer

Setelah selesai,masuk ke jam bebas juga jam makan siang. Masing-masing dari tiap volunteer mendapat makan. Ada juga beberapa volunteer yang beristirahat untuk menghabiskan waktu dan memulihkan tenaga menunggu pukul 17.00. Saya sendiri ikut tidur dan tidak tertarik menonton show atau berkeliling venue Jak Japan.

Entahlah, saya sudah pusing duluan melihat keramaian. Saya sendiri bukan orang yang membenci keramaian sih. Cuma rasanya pusing aja gitu lihat otang-orang yang cosplay, berbicara menggunakan campuran bahasa Indonesia-Jepang dan lain sebagainya. Saya suka Jepang tapi lebih ke menyukai desain rumah, fashion, bangunan dan suasana desa yang sering tergambar dalam beberapa film yang saya tonton saja sih. Untuk budaya dan hal yang sejenis itu tidak terlalu. Makanya waktu ke PopCon dan hari ini saat di Jak Japan, saya merasa seperti tersesat di dunia lain wqwq

***

Pukul 17.00, saya mendapat team pengangkat mikoshi yang memiliki tinggi hampir sejajar semua dengan saya. Tidak ada yang tingginya di bawah saya. Saya juga satu team bersama beberapa gadis Jepang. Posisi saya juga cukup menyenangkan dan enak. Waktu mengangkat saya benar-benar sudah merasa enjoy dan bisa menikmati ritme dengan baik dan tidak terlalu merasa sakit di pundak.

Team bersama gadis Jepang yang memakai sepatu warna putih

Memasuki show terakhir, team saya mendapat bagian ada yang naik ke atas mikoshinya. Kebetulan di team saya, yang naik salah seorang gadis Jepang. Saya lupa memotret, tapi kemarin saya iseng mencari dan menemukan sebuah foto yang di unggah oleh seorang pengunjung Jak Japan. Di foto tersebut saya tidak kelihatan sih, tapi posisi saya di foto tersebut tepat di bawah kaki kanan gadis Jepang yang sedang naik Mikoshi. Tiap saya mencoba membenarkan handuk di pundak pasti saya tidak sengaja mencium kakinya wqwq

fB16_xIm

Acara Mikoshi sendiri selesai pukul 20.15 dan ditutup dengan pesta sake untuk peserta volunteer yang memang ingin mencicipi. Saya sempat mencoba 1 gelas dan rasanya cukup menyegarkan walaupun agak aneh. Saya juga sempat bersalaman dan berpelukan dengan beberapa gadis Jepang sambil mengucapkan terima kasih.

Secara keseluruhan,,,saya sangat senang dan puas bisa berpartisipasi dalam volunteer ini. Pengalaman pertama yang menyenangkan banget. Senang juga bisa banyak bergerak dan berteriak memberi semangat. Sudah lama sekali rasanya saya tidak berteriak sebebas kemarin. Meskipun badan agak kaget waktu pertama kali mengangkat mikoshi, tapi untuk selanjutnya saya bisa segera beradaptasi dengan baik. Beberapa peserta ada yang langsung sakit dan kecengklak(?) karena mungkin tidak terbiasa dan jarang olahraga.

Saya sendiri juga jarang olahraga, tapi untung saja rasa sakit di badan hanya saya rasakan kemarin saja. Hari ini, meskipun saat dipegang pundak saya masih ngilu, tapi tangan saya sudah bisa bergerak dengan bebas tanpa rasa sakit lagi.

Yang cukup membuat saya salut, tahun ini kata panitia dari Binus-nya, banyak peserta volunteer yang baru mencoba pertama kali. Tapi hampir semua yang baru pertama kali mencoba bisa berkoordinasi dengan baik dan kompak padahal sebelumnya banyak yang tidak tau, termasuk saya. Saya sendiri juga bingung sih kok saya bisa ya langsung membaur gitu,haha. Tapi yang jelas acaranya menyenangkan!

Selesai berganti baju dan berpamitan, saya melipir sebentar ke venue panggung untuk menonton JKT48 tampil. Kebetulan saat saya sampai venue, ada Andien yang sedang menyanyi lagu Kasih Putih. HHH, rasanya awkard banget karena lagunya enak sementara menonton sendirian tidak ada teman yang bisa diajak bergandengan tangan dan sing a long bareng wq.

Saat JKT48 tampil,,,kacau. Sound-nya buruk, ada yang openmic tapi suaranya pecah, trus saya tidak bisa melihat member tampil dengan jelas karena di depan saya full orang-orang yang menonton sambil merekam. Setelah 2 lagu dibawakan saya memutuskan pulang karena hari sudah malam dan belum sampai pintu keluar venue Jak Japan tiba-tiba gerimis.

Selama perjalanan pulang saya banyak merenung. Sudah lama juga ya rasanya tidak bertemu orang banyak seperti ini. Kangen. Rindu. Kangen bertemu banyak orang gini,hhe. Saya masih tidak tahu apakah tahun depan ikut berpartisipasi lagi ataukah hanya datang sebagai penonton. Tapi yang jelas, mulai hari ini, saya ingin mencoba lagi banyak volunteer dan bertemu dengan orang baru.

Bertemu dengan orang baru selalu menyenangkan.

Sampai bertemu di Jak Japan tahun depan!

IMG_20160904_125749

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s