Tempat bertemu Cinta

9WdY5vgV

Saya menemukan kutipan itu dalam buku  More Weird Things Customers Say in Bookshops (Weird Things Customers Say in Bookshops #2) by Jen Campbell. Weird Things Customers Say in Bookshop sendiri adalah kumpulan percakapan atau hal aneh yang dialami Jen, seorang yang mengelola dan memiliki toko buku sendiri. Tidak hanya kisah Jen, ada juga kisah dari beberapa pengelola toko buku di seluruh penjuru dunia lain yang dengan sukarela berbagi kisahnya untuk buku ini.

Bukunya sendiri cukup menarik. Saya banyak tertawa sampai geleng kepala tidak percaya karena…ada orang yang tidak tau siapa Hitler, ada orang yang ngotot bahwa Harry Potter itu ada 8 buku karena filmnya dibuat 8 bagian dan lain sebagainya.

Tapi saya sendiri lebih tertarik dengan buku pertama. Lebih banyak cerita dan tawanya. Di buku kedua, More Weird Things Customers Says in Bookshop, ceritanya mudah ditebak dan yah, segala sesuatu yang berlebih memang tidak pernah baik kan? Oiya, saya meminjam dan membaca buku ini gratis dari aplikasi Bookmate.

***

Soal kutipan yang saya temukan di salah satu halaman itu berhasil membuat saya berpikir. Seandainya saya dalam posisi seperti itu juga, kira-kira saya akan bertemu ”jodoh” saya di rak buku bagian apa ya?

Mari menghayal,

Mungkin jodoh saya ada di rak buku komik. Sedang sibuk memilih ingin membeli komik Bakuman edisi terbaru atau memborong set komik Silver Spoon. Ia mungkin adalah laki-laki dengan rambut sedikit gondrong dan acak-acakan, memakai T-shirt bergambar merchandise resmi dari komikus ternama yang ia pesan langsung dari Jepang.

Atau mungkin jodoh saya ada di rak Travel. Dekat kumpulan peta, buku lonely planet dan travelogue lainnya. Ia mengenakan celana cargo 3/4 dan T-shirt berwarna putih sambil menenteng backpack lusuh karena terlalu sering dibawa berjalan. Ia sedang sibuk memutuskan apakah ingin membeli peta lipat Indonesia atau pulau Jawa saja sambil mengerucutkan bibirnya dengan lucu saat tiba-tiba saya datang menganggu menanyakan apakah peta pulau Jawanya jadi dibeli atau tidak karena peta itu tersisa 1 buah dan saya sangat membutuhkannya. Lalu kisahpun dimulai~

apalagi ya…

Itu aja yang bisa terpikirkan oleh saya,wq. Soalnya hanya 2 rak itu yang sering saya sambangi di toko buku. Sisanya hanya saya datangi lalu ambil buku dan bayar. Kalau di 2 rak itu saya bisa bertahan lama entah itu untuk colongan membaca buku yang sudah dilepas segel atau hanya diam sambil menggelar peta lipat lalu menelusuri jalan yang tergambar di peta dengan tangan berharap suatu hari bisa merasakan berjalan langsung di sana.

Nah, kalau kamu, kira-kira kalau bisa memilih, akan bertemu jodohmu di rak bagian apa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s