Sehari di Ragunan

Sehari di Ragunan.

Melepas rindu pada Jerapah, si tinggi yang menggemaskan.

Melepas rindu pada gigi kuning Harimau yang berkali-kali menguap.

Melepas rindu pada Orangutan yang sibuk sendiri dengan dunianya.

Rasanya seperti bernostalgia mengingat masa kecil saat keluarga masih ”utuh

Rasanya seperti mimpi, namun saya juga memiliki keinginan untuk bisa kesini lagi, melihat Jerapah lagi. Dalam hati juga berharap bahwa suatu hari nanti bisa melihat Jerapa tanpa pembatas besi seperti ini.

Mimpi sejak kecil saya adalah berpetualang ke dunia luar. Tinggal bersama alam. Saya bukan penyayang binatang,bahkan cenderung takut. Tapi saat berhadapan langsung bersama binatang entah mengapa saya justru merasa senang-kalau di alam liar belum tau-. Tetapi yang jelas, Saya ingin bekerja di alam, bersama alam

IMG_20160410_134031.jpg

Langsung ke kandang Jerapah begitu sampai, dan saya tidak berhenti senyum, tertawa bahkan teriak saat melihatnya. Entahlah, saya merasa bahagia melihat sosoknya yang tinggi dan kurus. Melihat caranya berjalan dari belakang juga menenangkan.

 

IMG_20160410_145944.jpg

Mengunjungi Harimau Jawa dan mendapati ia sedang sibuk berenang kesana kemari. Yang pertama terlintas di kepala saya adalah ”lho bukannya kucing takut air ya?”

 

16-04-10-13-17-28-335_photo.jpg

Orangutan super besar yang sibuk dengan dunianya. Tak mengacuhkan orang di sekitar. Melihatnya, saya jadi teringat Tanjung Puting dan beberapa liputan yang pernah saya tonton dari sana melalui Youtube.

16-04-10-12-46-47-868_photo.jpg

Gajah terbesar yang saya temukan disana walaupun menurut saya ini terhitung kecil. Salah satu gadingnya patah, bagian punggung hingga ke kakinya mengalami kebotakan. Saya menangis saat melihatnya, saya juga tidak berlama-lama memandangnya. lekas bergegas, bahkan foto ini yang mengambil adalah teman saya. Saya merasa bersalah melihat gajah tersebut. Oiya, dari semua binatang yang ada disini, hanya gajah ini yang bersuara. Saat melewati kandang harimau, kera bahkan burung, mereka semua rata-rata sedang makan,tidur atau bahkan diam. tidak bersuara sama sekali.

IMG_1976

Menunggu Komodo bangun atau bergerak yang menghasilkan kesia-siaan XD

IMG_1975.JPG

Nyaris 30 menit kami menunggu berharap ia bergerak sedikit namun hasilnya nihil. Beberapa orang yang juga menunggu bersama kami bahkan mengatakan jangan-jangan komodo itu sudah mati.

Processed with VSCO with g3 preset

Processed with VSCO with g3 preset

Mencari tempat duduk dan bernapas sejenak setelah berkeliling nyaris 4 jam penuh

IMG_1950

Makan siang yang tertunda. Kami semua membawa bekal makanan dan minuman masing-masing. Uang yang kami bawa pun hanya Rp10.000/orang untuk biaya tiket masuk dan membeli rokok(kedua teman saya). Untuk menuju Ragunan ini kami naik Transjakarta dengan tiket elektronik milik saya.

IMG_20160410_174229

Sebelum pulang, mampir lagi ke kandang Jerapah. Say goodbye dan berjanji akan bertemu lagi-dengan keluarganya yang lain pula. Saat kesana ternyata mereka juga sedang makan, rasanya gemas sekali ingin mengelus mereka XD

***

Sehari di Ragunan yang menyenangkan. Nyaris semua binatang saya lihat dan saya benar-benar heran kenapa hanya gajah saja yang bersuara-itupun sebentar dan cukup pelan. Rasanya juga senang karena menghemat pengeluaran tetapi bahagia luar dalam.

Jadi ingin mengunjungi kebun binatang yang lainnya. Dan oh iya, sebenarnya saya berharap datang hujan hari itu, agar bisa seperti lagu di JKT48 yang ini

Kebun binatang saat hujan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s